Mutasi & Balik Nama Kendaraan Bermotor Part. 1

Hi Blogers..
 Kali ini gw mo share pengalaman gw saat mengurus sendiri mutasi dan balik nama kendaraan bermotor.
   Awalnya bermula dari gw beli mobil second dan gw ga ada nanya or bikin perjanjian dengan si pemilik soal bkpb. Karena pada saat beli ini mobil gw ga nyari dan urus sendiri, tapi abang ipar dan temennyalah yang nyariin. Jadi singkatnya..ini mobil waktunya bayar pajak tanggal 2 januari 2017 kemarin. Tapi pas mo bayar pajak ngga bisa karena ternyata sipemilik sudah lapor jual alias sudah laporan ke Samsat ini mobil sudah di jual dan ganti pemilik, karena si pemilik ini sudah beli mobil baru dan diatas namakan dengan nama yang sama nah karena mereka tidak mau terkena itu buaya pajak progresif jadi mereka lapor jual mobil yang sudah gw beli ini. 
   So gw cari-cari info gimana caranya gw bisa bayar pajak saja tanpa mengurus balik nama terlebih dahulu..yah terus terang dana sih ada tapi sayang maunya untuk keperluan yang lain dulu. 
  Nah akhirnya tetangga gw ngenalin gw sama 'calo', konsultasilah gw dengan si bapak. Si bapak memberikan 3 option, yaitu :
1. Gw bisa bayar pajak saja dengan cara buka blokir dengan biaya sekitar 2,8 juta rupiah (pajak gw sih totalnya sekitar 1,9jt rupiah).
2. Gw mutasi kendaraan dari surabaya ke kabupaten malang (ni mobil plat L surabaya dan gw sekarang berdomisili di Malang) dan mengurus balik nama kendaraan dan total biaya sekitar  4,8jt rupiah.
3. Tidak usah membayar pajak dan tidak usah mengurus balik nama alias biarin aje?! Dan mengurus balik nama kendaraan saat ada pemutihan. 

   Well info sudah ditangan dan gw pulang untuk memikirkan jalan mana yang harus gw tempuh..yaeeelaaahh udah macem judul sinetron aje 😂😂.
Setelah merenung dipojokan kamar gw decide untuk balik nama sajalah, second option  dengan pertimbangan if i chose the first option it means next year i still need to do urus balik nama kendaraan, karena blokir dibuka hanya untuk saat itu saja dan tahun berikutnya harus mengeluarkan biaya membuka blokir lagi yang entah akan naik berapa rupiah dan belum tentu juga di approve lagi. If i chose the third option itu yang paling risky banget, secara gw belum tahu kapan ada pemutihan lagi dan denda telat bayar oajak bisa-bisa semakin menumpuk dan akhirnya gw smakin ga sanggup bayarnye dan juga belum lagi biaya-biaya tak terduga kalo-kalo di jalan kena tilang dan merembet ke pasal-pasal lain..iihhh ngeriiiii sekali. 
   Dan kembalilah gw ke rumah si bapak calo dan mengutarakan maksud dan tujuan gw, tspi betaps terkejutnya biaya mutasi dan balik nama sudah melonjak naik total sekitar 5,5jt rupiah😲 oh God ini gara-gara per tanggal 6 januari kemarin diberlakukan aturan baru kenaikan biaya pendapatan negara bukan pajak..macem formulir dll. Dengan langkah gontai gw kembali pulang dan mengurungkan niat. Masuk kamar dan mojok lagi sambil merenung 😂😂.
   Penyesalan-penyesalan mulai bermunculan, kesalahan karena tidak menanyakan detail sebelum membeli kendaraan muncul..but it's to late girls! (Itu point penting buat kalian yang berencana membeli mobil bekas). Penyesalan juga muncul karena ngeremehin banget saat september tahun 2016 lalu ada pemutihan yang ternyata berakhir pada tanggal 5 desember 2016. Dan baru tahu saat gw baru niat ngurus ini di akhir desember 2016. Huwhuwww 😢😭
   Ok akhirnya gw bertekad mengurus sendiri dengan keyakinan biaya yang dikeluarkan pasti tidak akan sebanyak itu, dan yakin prosesnya tidak akan sesulit dan seribet seperti spa yang dikatakan orang-orang.
Siaapppp Bismillah prosesnya lanjut ke Part. 2 ya....!!!

Thank you ❤

Comments